Tempat     : Dinas Kesehatan Purwodadi Grobogan

Tanggal    : 12 November 2018

Pukul        : 07.30 WIB

Penyakit jantung bengkak merupakan terjadinya gangguan otot jantung yang mengalami kelonggaran dan dinding otot jantung menjadi menebal. Gangguan pada otot jantung tersebut disebabkan oleh suatu kondisi yang membuat jantung harus memompa lebih keras lagi dari biasanya. Nah kita akan membahas penyebab penyebab jantung bengkak, berikut beberapa penyebab yang memaksa jantung untuk bekerja lebih keras sehingga mengalami pembengkakan jantung :

  1. Darah Tinggi (Hipertensi)

Hipertensi atau dengan tingginya tekanan darah seseorang akan membuat jantung memompa darah lebih keras lagi untuk memenuhi asupan darah ke seluruh tubuh. Apa bila hal ini tidak di tangani maka akan menyebabkan penebalan pada otot otot jantung.

  1. Gangguan Pada Katup Jantung

Jantung memiliki 4 katup di mana katup itu berfungsi untuk menjaga aliran darah mengalir sesuai jalurnya. Katup bisa mengalami gangguan yang dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti kelainan pada jantung, gangguan jaringan ikat, obat obatan keras, dan lain lain, maka hal ini dapat membuat jantung membengkak.

  1. Penyakit Kurangnya Sel Darah Merah (Anemia)

Anemia atau penyakit yang disebabkan oleh kekurangan darah merupakan suatu kondisi dimana tidak cukupnya sel sel darah merah yang mengalir di dalam tubuh manusia sehingga asupan oksigen tidak terpenuhi sebagaimana mestinya. Karena kurang nya asupan oksigen tersebut maka jantung harus memompa darah lebih keras lagi untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh guna memenuhi asupan oksigen, hal ini dapat membuat otot jantung menjadi membengkak.

  1. Amiloidosis

Amiloidosis merupakan salah satu penyakit langka yang dapat mempengaruhi fungsi jantung. Kondisi ini terjadi akibat dari terdapatnya protein abnormal dalam darah yang kemudian disimpan di dalam jantung, hal ini tentunya dapat mengganggu fungsi jantung yang membuat pembengkakan pada jantung.

Pencegahan Jantung Bengkak

Setiap dari penyakit penyakit pasti ada yang namanya pencegahan, dengan mencegah dari penyebab penyakit tersebut maka anda akan terhindar, sama hal nya dengan penyakit jantung bengkak ini. Berikut beberapa pencegahan yang dapat anda lakukan untuk menghindari penyakit jantung bengkak:

  1. Jaga berat badan, jangan sampai obesitas.
  2. Kurangi asupan garam dari makanan yang anda makan.
  3. Lakukan pengecekan hipertensi, agar dapat terkontrol.
  4. Hindari pengkonsumsian alkohol dan minuman berkafein.
  5. Tidur teratur dan cukup.
  6. Lakukan kegiatan fisik atau olah raga rutin yang dapat menyehatkan jantung.

Kedelai merupakan kacang yang berasal dari Asia Timur dan dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan. Kacang kedelai dapat dikonsumsi secara langsung, yang lebih dikenal dengan sebutan edamame. Kedelai perlu dimasak sebelum dikonsumsi karena beracun saat mentah. Kedelai digunakan dalam pembuatan tahu, dan susu kedelai. Kedelai sering kali dimanfaatkan sebagai pengganti susu dan daging. Kedelai juga digunakan pada makanan yang melalui proses fermentasi seperti tempe.

Apakah kandungan nutrisi dalam kedelai?
Kedelai utuh mengandung berbagai nutrisi penting. Dalam 100 gram kedelai utuh mengandung mangan, selenium, tembaga, kalium, fosfor, magnesium, zat besi, kalsium, vitamin B6, folat, riboflavin (vitamin B2), thiamin (vitamin B1), dan vitamin K. Selain itu kedelai juga mengandung :

  • 173 kalori
  • 9 gram lemak
  • 10 gram karbohidrat (6 gram diantaranya adalag serat)
  • 17 gram protein

Kedelai merupakan sumber protein yang bagus dibandingkan dengan kandungan protein pada tumbuhan yang lain, walaupun tidak sebagus daging atau telur. Mengolah kedelai pada suhu tinggi dapat menyebabkan beberapa protein rusak.

Apakah manfaat kedelai pada tubuh?
Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
Menurut penelitian, kedelai memiliki efek yang baik dalam penurunan kolesterol karena protein kedelai dapat mengurangi kolesterol total dan LDL. Namun belum ada penelitian yang menunjukkan kedelai dapat menurunkan resiko penyakit jantung.

Menurunkan resiko terjadinya kanker payudara
Menurut penelitian, mengkonsumsi makanan yang mengandung kedelai tinggi dapat menurunkan resiko terjadinya kanker payudara. Selain itu juga ditemukan bahwa mengkonsumsi kedelai sebelum masa menopause, seseorang juga tetap mendapatkan perlindungan dari kanker payudara walaupun sudah tidak atau jarang mengkonsumsi kedelai.

Menurunkan kadar gula dalam darah
Menurut beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung kedelai dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus.

Kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan penting di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di Indonesia, tanaman ini menempati urutan ketiga setelah kedelai dan kacang tanah, baik mengenai luas areal penanaman dan produksinya maupun peranannya sebagai bahan makanan.

Tanaman ini merupakan tanaman semusim berumur pendek, lebih kurang 65 hari Biji kacang hijau mempunyai kandungan protein sebanyak 24,4%, lemak 1%, dan karbohidrat 64,6%. Selain itu menurut (Marzuki dan Soeprapto), tanaman ini mengandung vitamin B1, vitamin A dan C. Biji kacang hijau sebagian besar dikonsumsi untuk bahan makanan seperti tauge, sup, bubur, tepung, minuman dan tahu.

Di Indonesia sebaran daerah produksi kacang hijau adalah Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Pulau Jawa merupakan penghasil utama kacang hijau di Indonesia, potensi lahan kering daerah tersebut yang sesuai ditanami kacang hijau sangat luas. Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceaeini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi.

Penanaman kacang hijau sama halnya dengan kacang kedelai yaitu selalu bertambah luas dari tahun ke tahun, namun produksinya tidak meningkat,Kacang hijau memiliki kandungan protein yang cukup tinggi sebesar 22% dan merupakan sumber mineral penting, antara lain kalsium dan fosfor. Sedangkan kandungan lemaknya merupakan asam lemak tak jenuh. Kandungan kalsium dan fosfor pada kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat tulang.

Kacang hijau juga mengandung rendah lemak yang sangat baik bagi mereka yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Tak hanya itu Kadar lemak yang rendah dalam kacang hijau juga menyebabkan bahan makanan atau minuman yang terbuat dari kacang hijau tidak mudah berbau.

Kandungan gizi kacang hijau Nilai Kandungan Gizi Kacang Hijau per 100 g, kacang hijau, biji matang, mentah dapat dilihat pada

tabel 1 berikut ini.

Tabel 1. Kandungan Gizi Kacang Hijau dan Gandum per 100 gr Bahan.

Kandungan Gizi Kacang Hijau Gandum
Kalori (kal) 323 327
Protein (g) 22 12,61
Lemak (g) 1,5 1,54
Karbohidrat (g) 56,8 71,18
Kalsium (mg) 223 29
Zat besi (mg) 7,5 3,19
Fosfor (mg) 319 228
Vitamin A (SI) 157 0
Vitamin B1 (mg) 0,46 0,38
Vitamin C ( mg) 10 0
Air (g) 15,5 13,1


Secara tradisi, ibu-ibu hamil sering dianjurkan minum kacang hijau agar bayi yang dilahirkan mempunyai rambut lebat. Kandungan kalsium dan kandungan fosfor kacang hijau bermanfaat untuk memperkuat kerangka tulang. Kandungan lemaknya juga jauh lebih rendah dari kedelai. Oleh karena itu, kacang hijau sangat baik bagi orang yang ingin menghindari konsumsi lemak tinggi. Kacang hijau juga mampu menjaga kesehatan jantung karena kandungan lemak tak jenuhnya mencapai 73 persen.

Secara Garis Besar Kacang Hijau Mempunyai Manfaat Sebagai Berikut :

1. Sumber Mineral
Kacang hijau adalah makanan yang menjadi salah satu sumber mineral. Beberapa mineral penting yang terkandung di dalamnya adalah kalium, magnesium, asam folat, seng, besi, dan fosfor. Kalium dan magnesium penting untuk menjaga kesehatan jantung

2. Kaya Serat
Kacang hijau juga merupakan sumber makanan yang kaya akan serat, serat larut dan tidak larut. Serat tidak larut membantu menjaga sistem pencernaan agar tetap sehat dan mengurangi masalah sembelit. Sedangkan serat larut membantu menurunkan kolesterol jahat dalam darah dan menjaga kadar gula darah

3. Kaya Protein
Sebagai nutrisi yang dapat membangun tubuh, Anda harus mendapatkan asupan protein yang cukup setiap hari. Berbeda dengan protein hewani yang seringkali masih mengandung lemak jenuh, kacang hijau adalah salah satu sumber protein nabati yang baik tanpa kadar lemak jenuh.

4. Baik Untuk Kesehatan Jantung
Manfaat hebat lain dari kacang hijau adalah baik untuk kesehatan jantung. Mengonsumsi kacang hijau secara teratur membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan fleksibilitas dari arteri dan vena.

5. Memiliki Efek Detoksifikasi
Kacang hijau memiliki manfaat detoksifikasi tubuh dan meningkatkan metabolisme. Dalam pengobatan alami di China dan India, kacang hijau sering dianjurkan untuk detoksifikasi (pengeluaran racun) dalam tubuh dan menyembuhkan penyakit kronis.

6. Menurunkan Berat Badan
Kacang hijau yang rendah kalori (tidak dimasak dengan santan dan kaya gula) adalah sumber serat yang bisa memberi rasa kenyang lebih lama. Dengan begitu, keinginan untuk ngemil akan tertahan. Ini hal positif bagi anda yang mengiginkan diet secara sehat dan alami.