Akhir-akhir ini Anda mudah leleh meski aktivitas tidak terlalu berat? Jangan heran jika berbagai upaya yang sudah dilakukan untuk mengembalikan energi tubuh tak pernah berhasil. Termasuk mengkonsumsi minuman-minuman penambah energi. Jika Anda mengalami lelah secara berlanjut, Anda perlu memahami gejalanya. Bisa saja Anda kekurangan vitamin dan mineral, kadar vitamin D, B12 atau zat besi yang rendah bisa menyebabkan Anda cepat lelah, cemas dan merasa payah. Bahkan, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan otot terasa lemah dan nyeri. Depresi, berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa orang yang menderita kesedihan berkepanjangan dan depresi empat kali lebih beresiko mengalami keletihan yang tak bisa dijelaskan dibanding orang yang sehat.

 

Menjaga kondisi atau kesehatan merupakan hal penting untuk dilakukan. Apalagi, ketika musim penghujan tiba maka tubuh harus benar-benar diperhatikan agar terhindar dari sakit. Badan data dan informasi pengurus besar ikatan dokter Indonesia Andi Khomeini Takdir Harun mengungakapkan, ketika musim hujan daya tahan tubuh memerlukan banyak asupan energi. Untuk mengantisipasi terjadinya sakit, maka ada sejumlah asupan yang harus dilakukan. Pertama Anda harus banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar, karena buah dan sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral yang alami. Kemudian, kata Andi, Anda harus menjaga kebersihan. Sebelum mengkonsumsi makanan, pastikan dulu Anda dalam kondisi yang steril dari bakteri. Termasuk asupan yang akan Anda konsumsi

Manusia melakukan banyak hal untuk tetap sehat dan memerangi berbagai penyakit seperti berolahraga, diet, mempertahankan jadwal tidur yang cukup, dan sebagainya. Namun tetap saja ada hal-hal yang di luar kontrol dan dapat mempengaruhi kesehatan, seperti golongan darah.

Simak beberapa penyakit berbeda yang dipengaruhi oleh golongan darah berikut ini.

1. Stres: Golongan Darah A

Orang dengan golongan darah A biasanya memiliki tingkat hormon stres kortisol yang lebih tinggi dari. Stres, ketika dibiarkan, dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

2. Penyakit jantung: Golongan darah AB

Menurut sebuah studi dari Harvard University tahun 2012, orang-orang dengan golongan darah non-O memiliki lebih banyak risiko untuk terkena penyakit kardiovaskular, tetapi mereka dengan jenis darah AB memiliki resiko paling tinggi.

3. Masalah memori: Golongan Darah AB

Sebuah studi dari University of Vermont menemukan bahwa orang dengan golongan darah AB 82 persen lebih tinggi kemungkinannya untuk mengalami masalah berpikir dan memori. "Golongan darah banyak dikaitkan dengan penyakit seperti stroke yang memiliki dasar masalah vaskuler dan kami pikir bahwa hal ini berkontribusi untuk masalah memori," jelas Dr Mary Cushman, penulis utama dari studi tersebut.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi menggelar acara public hearing dengan Forum Masyarakat Madani Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FMM KIA) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

Tema yang diangkat dalam acara yang digelar di ruang rapat Gedung D lantai 1 RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi ini membahas maklumat pelayanan di rumah sakit.

Sekretaris FMM KIA Kabupaten Grobogan, Badiatul Muchlisin Asti mengatakan, maklumat pelayanan merupakan janji pelayanan yang tertuang dalam pernyataan tertulis yang dibuat oleh penyedia layanan publik.

Berisi keseluruhan rincian kewajiban serta janji yang terdapat dalam standar pelayanan.

"Maklumat Pelayanan diamanatkan oleh UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Di mana dinyatakan bahwa penyelenggara berkewajiban menyusun dan menetapkan maklumat pelayanan sesuai dengan standar pelayanan sebagaimana dimaksud, " kata Badiatul dalam rilis yang diterima Tribun.

Menurut Badiatul, isi atau komponen maklumat pelayanan itu sendiri dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing fasilitas pelayanan. Secara umum, maklumat pelayanan mencakup visi dan misi, standar pelayanan, etika pelayanan, hak dan kewajiban, umpan bali, serta mekanisme umpan balik.

Dalam standar pelayanan misalnya, fasilitas pelayanan harus menyebutkan standar pelayanan terkait dengan hasil dan manfaat yang diharapkan dari pelayanan. Seperti aksesibilitas, perlakuan yang sama, ketepatan waktu, jenis pelayanan, biaya pelayanan, jadwal pelayanan, lamanya pelayanan serta alur pelayanan.

Sehingga dengan adanya maklumat pelayanan tersebut, satu diantara manfaatnya masyarakat sebagai pengguna layanan dapat memperoleh informasi terkait kepastian pelayanan yang meliputi waktu, biaya, prosedur, dan cara pelayanan pada masing-masing fasilitas.

"Serta memperoleh informasi terkait hak dan kewajiban pengguna layanan, penyedia layanan dan stakeholders atau pemangku kepentingan lainnya dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pelayanan

FMM KIA Kabupaten Grobogan mengepresiasi manajemen RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi yang telah memiliki iktikad baik untuk meningkatkan akuntabilitas publik pelayanannya melalui sosialisasi dan public hearing pembahasan maklumat pelayanan.

"Ini adalah awal yang baik bagi manajemen RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi dalam melakukan perbaikan kinerjanya dari waktu ke waktu, " tutur Badiatul.

Sementara itu Direktur RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi, dr Bambang Pujiyanto, menyampaikan, pihaknya terbuka atas setiap masukan dari masyarakat pengguna layanan terutama dari FMM KIA mensoal dengan layanan kesehatan di rumah sakit yang dipimpinnya.

"Sejauh ini kami telah berupaya melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan namun masih banyak kendala yang dihadapi terutama terkait SDM. Kendala-kendala itu akan terus kami carikan jalan pemecahannya, " ungkap Bambang.

Usai melaksanakn acara public hearing mengenai maklumat pelayanan ini, pihaknya akan memperbaiki dan melengkapi kekurangan dalam maklumat pelayanan di RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi sesuai masukan-masukan dari peserta hearing.

" Setelah ini kami akan menggelar kembali pertemuan sampai maklumat pelayanan yang diharapkan dapat disepakati dan kemudian ditetapkan, " pungkas Bambang.

Caption : Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi menggelar acara public hearing dengan Forum Masyarakat Madani Peduli Kesehatan Ibu dan Anak (FMM KIA) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, di ruang rapat Gedung D lantai 1 RSUD Dr. R. Soedjati Soemodiardjo Purwodadi

KENDAL – Sebelas korban luka kecelakaan bus Kramat Jati yang dirawat di Rumah Sakit Islam ( RSI ) Weleri Kendal, Senin ( 18/07 ) sore dijemput Pemerintah Kabupaten Grobogan untuk dibawa ke Rumah Sakit R Soejati Purwodadi. Langkah ini dilakukan, agar korban bisa dekat dengan keluarga. Sebelas korban diangkut menggunakan delapan mobil ambulan dan satu bus untuk mengangkut keluarga korban.

Iring-iringan enam ambulan dari Pemkab Grobogan  tiba di RSI Weleri Kendal dengan  dikawal mobil patroli Polres Grobogan. Mobil ambulan ini didatangkan untuk menjemput sebelas korban luka akibat kecelakaan antara bus Kramat Jati dan truk tangki yang merupakan warga Kabupaten Grobogan.

Data di RSI Weleri Kendal sendiri masih ada 14 korban luka akibat kecelakaan  namun yang dijemput hanya 11 korban sedangkan tiga lainnya merupakan warga Boyolali masih dirawat di  RSI Weleri.

Kasi kesehatan dasar rujukan dan institusi Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, dr Jatmiko mengatakan sebelas korban kecelakaan ini dijemput bukan karena alasan medis. “Ini permintaan keluarga korban kepada Pemkab agar lebih dekat dengan keluarga korban bisa dibawa pulang dan dirawat di rumah sakit umum Purwodadi. Pemkab memfasilitasi untuk dibawa pulang dengan menyediakan ambulan dan bus untuk mengangkut keluarga korban yang menunggu,” jelasnya.

Direktur RSI Weleri Kendal, Edi Sumarwanto mengatakan seluruh biaya pengobatan selama rawat inap ditanggung jasa raharja. “Termasuk biaya perawatan di rumah sakit umum daerah Purwodadiakan meneruskan klaim asuransi jasa raharja,” katanya.

Pihak RSI Weleri siap membantu membawa pulang, sebelas korban kecelakaan ini jika memang ambulan yang digunakan kurang untuk mengangkut seluruh pasien ini.

Dari sebelas korban kecelakaan yang masih dirawat, empat diantaranya masih dalam keadaan luka parah, sedangkan lainnya hanya luka ringan menunggu proses penyembuhan. Sebelas pasien korban kecelakaan bus Kramat Jati ini diangkut menggunakan 8 ambulan,  6 milik Pemkab Grobogan dan 2 ambulan dari RSI Weleri Kendal. Iring-iringan delapan ambulan pembawa pasien dan bus pengangkut keluarga korban dikawal mobil patroli Polres Grobogan.