Kedelai merupakan kacang yang berasal dari Asia Timur dan dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan. Kacang kedelai dapat dikonsumsi secara langsung, yang lebih dikenal dengan sebutan edamame. Kedelai perlu dimasak sebelum dikonsumsi karena beracun saat mentah. Kedelai digunakan dalam pembuatan tahu, dan susu kedelai. Kedelai sering kali dimanfaatkan sebagai pengganti susu dan daging. Kedelai juga digunakan pada makanan yang melalui proses fermentasi seperti tempe.

Apakah kandungan nutrisi dalam kedelai?
Kedelai utuh mengandung berbagai nutrisi penting. Dalam 100 gram kedelai utuh mengandung mangan, selenium, tembaga, kalium, fosfor, magnesium, zat besi, kalsium, vitamin B6, folat, riboflavin (vitamin B2), thiamin (vitamin B1), dan vitamin K. Selain itu kedelai juga mengandung :

  • 173 kalori
  • 9 gram lemak
  • 10 gram karbohidrat (6 gram diantaranya adalag serat)
  • 17 gram protein

Kedelai merupakan sumber protein yang bagus dibandingkan dengan kandungan protein pada tumbuhan yang lain, walaupun tidak sebagus daging atau telur. Mengolah kedelai pada suhu tinggi dapat menyebabkan beberapa protein rusak.

Apakah manfaat kedelai pada tubuh?
Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
Menurut penelitian, kedelai memiliki efek yang baik dalam penurunan kolesterol karena protein kedelai dapat mengurangi kolesterol total dan LDL. Namun belum ada penelitian yang menunjukkan kedelai dapat menurunkan resiko penyakit jantung.

Menurunkan resiko terjadinya kanker payudara
Menurut penelitian, mengkonsumsi makanan yang mengandung kedelai tinggi dapat menurunkan resiko terjadinya kanker payudara. Selain itu juga ditemukan bahwa mengkonsumsi kedelai sebelum masa menopause, seseorang juga tetap mendapatkan perlindungan dari kanker payudara walaupun sudah tidak atau jarang mengkonsumsi kedelai.

Menurunkan kadar gula dalam darah
Menurut beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung kedelai dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mellitus.

1.Tetap terjaga saat malam

Jika bekerja malam atau seperti menonton televisi atau mengerjakan sesuatu sampai larut malam, mungkin memiliki kekebalan yang lemah.

Kebiasaan tidur yang buruk menurunkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan mengurangi tingkat sel pembunuh yang melawan kuman.

Kurang tidur juga mengurangi produksi sitokin pelindung. 

Saat tidur, sistem kekebalan tubuh melepaskan berbagai jenis sitokin yang membantu melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit.

2.Mengabaikan kebersihan pribadi

Kebersihan yang tepat adalah suatu keharusan. 

Jika mengabaikan kebersihan diri, sistem kekebalan pasti akan mengalami gangguan.

Kebiasaan tidak sehat meningkatkan risiko terkena kuman berbahaya, yang pada akhirnya membuat rentan terhadap lebih banyak infeksi dan penyakit.

Jagalah kebersihan dengan lebih baik. Ini bisa membantu dalam meningkatkan imunitas.

Hindari penggunaan barang milik orang lain, karena kuman dan virus dapat ditularkan dengan berbagi hal-hal yang hanya untuk penggunaan pribadi.

3.Menggunakan Objek Umum

Bisa mencoba yang terbaik agar rumah bersih dan higienis. Tapi apa yang terjadi saat berada di luar?

Beberapa tempat dan barang paling kotor adalah menu restoran, gagang pintu toilet, dispenser sabun, troli belanja, pena komunal seperti di bank, dan sebagainya. 

Itu semua bisa menjadi perantara, mentransmisikan virus dan bakteri dari orang ke orang.

Hindari menyentuh benda-benda publik untuk mengurangi risiko tertular penyakit tertentu seperti flu.

Juga, desinfeksi atau mencuci tangan saat meninggalkan ruang publik.

4.Terlalu banyak konsumsi gula

Jika sering makan atau minum sesuatu yang manis untuk memuaskan keinginan, bisa menderita kekebalan yang lemah.

Gula halus bisa mengurangi kemampuan sel darah putih untuk membunuh kuman. 

Gula mencegah vitamin C masuk ke dalam sel darah putih, sehingga kekebalan tubuh melemah.

5.Kurang minum air putih

Saat sibuk bekerja, mungkin seperti banyak orang yang lupa minum air putih.

Tubuh manusia kebanyakan terbuat dari air, dan jika tidak cukup minum untuk mengisi kebutuhan tubuh, itu pasti akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. 

Hidrasi yang tepat sangat penting untuk kekebalan yang kuat.

Seseorang yang sehat harus minum sekitar 8-10 gelas air setiap hari. 

6.Makan junk food

Junk food rasanya enak dan sudah tersedia. Tapi makan junk food secara berlebihan bisa berdampak buruk bagi imunitas.

Makanan seperti itu sering tinggi lemak dan mengonsumsi lemak berlebih merupakan salah satu alasan utama dibalim obesitas. 

Diet tinggi lemak jenuh dapat membahayakan sistem kekebalan tubuh bahkan sebelum penambahan berat badan mulai terlihat.

Lemak jenuh memicu sistem kekebalan tubuh untuk mulai menyerang sel sehat.

Sehingga membuat lebih rentan terhadap infeksi.

7. Tidak menggunakan tabir surya

Sedikit paparan sinar matahari membantu tubuh menghasilkan vitamin D, yang bisa memperkuat kekebalan tubuh. 

Tapi saat menghabiskan waktu lama di bawah sinar matahari tanpa perlindungan tabir surya, itu membahayakan sistem kekebalan tubuh.

Paparan sinar matahari yang tidak terlindungi bisa memperparah masalah yang menyebalkan seperti infeksi herpes atau jamur. 

Hal ini terjadi karena sinar ultraviolet menyebabkan perubahan kekebalan tubuh. 

Bahkan bisa merusak atau membunuh sel tertentu di dekat permukaan kulit, yang merupakan garis pertahanan pertama melawan agen infeksius dan racun kimia.

8. Mengonsumsi kafein terlalu banyak

Minum terlalu banyak kopi dan minuman berkafein lainnya juga tidak baik untuk kekebalan tubuh. 

Kafein yang berlebihan merangsang sistem saraf dengan meningkatkan tingkat stres di tubuh. 

Tingkat stres yang tinggi menyebabkan pelepasan hormon stres seperti kortisol.

Kortisol dikenal dapat menekan sistem kekebalan tubuh, dan membuat lebih rentan terhadap infeksi dan masalah kesehatan lainnya. 

9. Berada di sekitar Asap Rokok

Semua orang tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan, namun paparan terhadap asap rokok juga buruk bagi kesehatan dan sistem kekebalan tubuh.

Perokok pasif sangat beracun dan bisa mendatangkan malapetaka pada kekebalan tubuh Moms dengan menekan sel kekebalan tubuh. 

Racun yang Moms hirup saat terkena asap rokok mengubah jumlah sel kekebalan dan mengganggu fungsi orang lain.

Paparan asap rokok bekas bisa membuat Moms lebih rentan terkena infeksi pernafasan, asma, alergi bahkan kanker paru-paru.

10. Minuman berakhohol

Minum alkohol terlalu banyak sebenarnya melemahkan atau membunuh beberapa sel antibodi yang dibutuhkan untuk menghancurkan sel yang terinfeksi virus. 

Kelebihan konsumsi alkohol juga menghambat produksi sel darah putih dan merah, yang melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dari waktu ke waktu.

Minuman beralkohol memiliki banyak efek kesehatan negatif, karena alkohol menghambat kemampuan tubuh menyerap nutrisi penting, yang dapat menyebabkan kekurangan.

Tanggal 1 Desember 2017

Merupakan Hari Libur Nasional ( Hari Maulid Nabi Muhammad saw )

Tanggal 2 Desember 2017

Merupakan Hari Libur Biasa, maka :

1. POLIKLINIK RAWAT JALAN TUTUP

2. INSTALASI GAWAT DARURAT ( IGD ) TETAP BUKA SEPERTI BIASA

Atas Perhatiannya diucapkan Terima Kasih.